Rabu, 29 Desember 2010

Makasih Mama

Mama ..
Cinta kasihku terhadapmu tak bisa diukur dengan mata telanjang .. Hanya dirimu direlung jiwaku ini, wahai malaikat penyelamat duniaku .
Jika tak engkau temukan menemukan ku bahagia, jangan bersusah . Bulir bulir kehidupan telah kuperoleh dari tatapan penyemangatmu .
Saat aku tak mampu lagi bejalan dikehidupan fana ini , tataplah aku . Hanya engkau yg bisa mengoyak keputus asaan ini
Saat kebutaan harta dunia menggoyahi tatapanku , terangilah aku. Hanya engkau pelita hidupku ..

Mama ..
karena engkau tangan kanan Tuhan, senantiasa rangkul jiwaku .. Keegoisan senantiasa melandaku ..
ketika aku jatuh dan tertatih , berikan aku sedikit peluhmu . Sebagai pengingat akan kerja kerasm ..
Ini yg terakhir . Tetaplah menjadi pelita akan keegoisanku . Menjadi sosok penghangat kelam jiwaku.

Tersenyumlah .. Senyummu membangkitkanku untuk menjadi yg terbaik bagimu Mama ..
Senantiasa jadi lenteraku ketika kebutaan mulai membimbingku ..
Dan jadilah sebuah jalan yg tak berlubang ketika kepatuhan akan Tuhan mulai menjauhiku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar